Berlaga di MAN IC, Sembilan Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Ikuti OMI 2026 Tingkat Provinsi
KOTA GORONTALO – Sembilan siswa terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo resmi berlaga pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Tingkat Provinsi Gorontalo. Ajang kompetisi sains dan keilmuan bereputasi tersebut dipusatkan di MAN Insan Cendekia (IC) Gorontalo dan berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (5–6/10/2026).
Kesembilan siswa tersebut merupakan para utusan yang sebelumnya sukses mendominasi babak seleksi tingkat Kota Gorontalo pada September lalu. Mereka berkompetisi di berbagai bidang keilmuan untuk memperebutkan tiket mewakili Provinsi Gorontalo ke panggung nasional.
Adapun daftar sembilan siswa MAN 1 Kota Gorontalo yang berlaga di OMI 2026 Tingkat Provinsi meliputi:
1. Wahyu Fa'iq Lahay (Bidang Fisika) 2. Moh. Fathan Iyabu (Bidang Biologi) 3. Faiz Itsnain Katili (Bidang Biologi) 4. Rizky Podungge (Bidang Kimia) 5. Faiz (Bidang Matematika) 6. Muh. Rafa Islamy (Bidang Geografi) 7. Moh. Rizky Putra Syaus (Bidang Ekonomi) 8. Anirsah Nur Nahrisya (Bidang Ekonomi) 9. Aida Putri Afifah (Bidang Ekonomi) Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Dr. H. Karjianto, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan dukungan penuh serta apresiasi atas perjuangan para duta madrasah yang melangkah ke tingkat provinsi.
"Lolosnya sembilan siswa kita ke tingkat provinsi merupakan buah dari komitmen, disiplin, serta kerja keras yang konsisten. Kami di jajaran pimpinan memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun fasilitas, agar anak-anak dapat bertanding dengan optimal. Kami memohon doa dari seluruh keluarga besar madrasah dan masyarakat Gorontalo agar perjuangan sembilan siswa terbaik ini memberikan hasil manis hingga menembus OMI tingkat nasional," ujar Karjianto.
Selama dua hari pelaksanaan di MAN IC Gorontalo, para duta madrasah juga mendapatkan pendampingan intensif secara langsung di lapangan dari tim guru pembimbing.
Guru Pendamping Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) MAN 1 Kota Gorontalo, Hj. Maria Y. Ahmad, M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh siswa telah menunjukkan fokus dan ketenangan yang tinggi saat menyelesaikan soal-soal ujian berbasis komputer selama kompetisi berlangsung.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian ujian yang diikuti sembilan siswa kita sejak hari pertama hingga hari ini berjalan sangat lancar. Anak-anak mampu tampil percaya diri dan mengaplikasikan hasil pembinaan intensif yang telah kita jalankan dalam beberapa pekan terakhir. Kami optimis hasil terbaik akan mampu diraih," ujar Maria Y. Ahmad di lokasi kegiatan, Selasa (06/10/2026).
Senada dengan hal tersebut, Guru Pendamping Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) MAN 1 Kota Gorontalo, Wisri Tudo, S.Pd., menegaskan pentingnya menjaga stabilitas mental dan fisik para duta madrasah di tengah ketatnya persaingan antarkabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
"Persaingan di tingkat provinsi tentu jauh lebih kompetitif karena mempertemukan para juara dari tiap daerah. Karena itu, selain penguatan materi, fokus pendampingan kami di lapangan adalah menjaga kondisi fisik dan psikologis siswa agar tetap tenang dan tidak terbeban. Kerja keras seluruh tim pembimbing dan perjuangan anak-anak di meja ujian semoga membuahkan hasil manis membawa MAN 1 Kota Gorontalo melaju ke panggung OMI tingkat nasional," tutur Wisri Tudo.
Keikutsertaan sembilan duta terbaik ini kian mempertegas komitmen MAN 1 Kota Gorontalo dalam mempertahankan tradisi prestasi akademik di tingkat daerah sekaligus memperbesar peluang mengukir keunggulan di panggung nasional.


0 Comments