Borong Podium Olimpiade Bahasa Arab 2026, MAN 1 Kota Gorontalo Dominasi Kompetisi dan Amankan Tiket
GORONTALO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo menorehkan prestasi gemilang dengan mendominasi perolehan juara pada ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Kota Gorontalo tahun 2026. Dalam kompetisi bertaraf daerah yang diselenggarakan secara daring pada Sabtu, 16 Mei 2026 lalu, delegasi madrasah ini sukses menyapu bersih seluruh posisi podium utama hingga jajaran juara harapan pada Kategori 3.
Berdasarkan data resmi hasil kejuaraan, enam siswa terbaik MAN 1 Kota Gorontalo mencatatkan nama mereka di posisi teratas. Faesa Syahputri Hiola keluar sebagai Juara 1, disusul oleh Akbar Sakib Alkatiri di posisi Juara 2, dan Rahmawati yang mengamankan tempat ketiga. Dominasi madrasah diperkuat dengan raihan Juara Harapan 1 oleh Siti Nadya Shalsabila Kohongia, Juara Harapan 2 oleh Ramlah Pasulu, serta Juara Harapan 3 yang diraih oleh Rofidah Noor Hadijah Katili.
Sesuai dengan regulasi kompetisi, raihan ini sekaligus memastikan Faesa, Akbar, dan Rahmawati sebagai delegasi resmi yang akan melaju mewakili Kota Gorontalo ke kompetisi OBA tingkat Provinsi Gorontalo pada 29 Agustus mendatang. Keberangkatan dan partisipasi resmi mereka didukung penuh oleh Surat Keputusan Panitia Pelaksana Olimpiade Bahasa Arab Ke-9 Tahun 2026 Nomor: 059/A/PP.SPmP-OBA9-P/2026 terkait pemanggilan peserta menuju seleksi tingkat Provinsi.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian masif anak didiknya. Menurutnya, dominasi total di tingkat kota ini menjadi indikator kuat keberhasilan integrasi kurikulum keagamaan dan pembinaan bahasa asing yang intensif di dalam lingkungan madrasah.
"Alhamdulillah, capaian para siswa ini merupakan potret nyata dari keseriusan madrasah dalam mengasah kompetensi bahasa asing, khususnya Bahasa Arab yang menjadi salah satu pilar keunggulan kami. Keberhasilan memborong seluruh gelar juara ini tidak diraih dalam semalam, melainkan hasil dari ekosistem belajar yang kompetitif dan terarah. Fokus kami sekarang adalah mengawal persiapan mereka menuju tingkat provinsi agar tren positif ini terus berlanjut," ujar Karjianto.
Keberhasilan menyapu bersih podium ini tidak lepas dari pola pendampingan yang ketat dan adaptif dari para guru pembimbing, terutama dalam menghadapi format ujian berbasis digital yang diselenggarakan oleh Forum MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Arab Se-Indonesia.
Hestin Hasan, selaku Guru Pendamping Tim Olimpiade Bahasa Arab MAN 1 Kota Gorontalo, menjelaskan bahwa tantangan utama kompetisi daring terletak pada akurasi, kecepatan, dan penguasaan struktur kebahasaan yang mendalam di bawah tekanan waktu.
"Sejak awal persiapan, kami memformulasikan bimbingan khusus yang tidak hanya memperkuat aspek tata bahasa (qawaid) dan kosa kata (mufradat), tetapi juga simulasi pengerjaan soal secara digital untuk melatih mental bertanding anak-anak. Menyapu bersih posisi juara hingga harapan adalah capaian luar biasa yang membuktikan determinasi tinggi para siswa selama masa karantina bimbingan. Tugas kami belum selesai; menyongsong laga tingkat provinsi pada akhir Agustus nanti, intensitas dan kedalaman materi akan semakin kami maksimalkan," jelas Hestin.
Dengan dominasi mutlak yang telah ditunjukkan di tingkat kota, MAN 1 Kota Gorontalo kini tidak sekadar datang sebagai peserta di ajang Provinsi pada 29 Agustus mendatang, melainkan sebagai kekuatan utama yang siap mempertahankan takhta prestasi. Sinergi antara kecerdasan para siswa, dedikasi tanpa batas dari guru pembimbing, serta dukungan penuh madrasah menjadi modal utama untuk menaklukkan panggung regional dan melangkah mantap menuju panggung nasional. Kini, sejarah baru tengah ditulis, dan target membawa pulang medali emas OBA ke-9 ke bumi Gorontalo bukan lagi sekadar impian, melainkan misi nyata yang siap diwujudkan.


0 Comments