Dominasi Panggung Nasional, Delegasi MAN 1 Kota Gorontalo Sabet Juara di Universitas Ciputra Makassa
MAKASSAR – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo kembali mempertegas posisinya sebagai lumbung prestasi di kancah nasional. Melalui persaingan sengit yang berlangsung di Auditorium Universitas Ciputra Makassar pada 28–29 Maret 2026, delegasi madrasah unggulan ini sukses membawa pulang gelar juara 3 pada cabang lomba Master of Ceremony (MC) serta menembus jajaran elit 16 besar nasional pada cabang Debat Bahasa Indonesia.

Dalam ajang bergengsi tersebut, duet Ray Mulya Haluti dan Rika Nazira Khanza Lasena berhasil memukau dewan juri melalui performa olah vokal dan penguasaan panggung yang sangat profesional, hingga akhirnya dinobatkan sebagai terbaik 3. Sementara itu, tim debat yang beranggotakan Naila Nazla Imran, Fatia Amili, dan Anirsa, sukses menunjukkan tajinya sebagai representasi Provinsi Gorontalo dengan menumbangkan berbagai kompetitor dari seluruh Indonesia hingga mencapai babak 16 besar nasional.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, yang turun langsung mendampingi para siswa di Makassar, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi pembinaan minat dan bakat di madrasah.
"Prestasi ini adalah hasil dari persiapan yang matang dan semangat juang yang luar biasa tinggi. Kami melihat langsung bagaimana anak-anak berjuang di podium nasional. Kami berharap raihan ini menjadi motor penggerak motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Kota Gorontalo untuk terus berani mengasah potensi dan tidak gentar berkompetisi di level manapun," ujar Karjianto dengan nada bangga.
Keberhasilan tim debat menembus 16 besar nasional bukanlah perkara mudah. Sebelumnya, mereka harus melewati tahapan seleksi daring yang sangat ketat sebelum akhirnya bertolak ke Makassar untuk babak utama. Ketajaman argumentasi dan kedalaman analisis data menjadi kunci bagi tim delegasi Gorontalo ini dalam menghadapi sekolah-sekolah unggulan lainnya.
Pembina Organisasi Lembaga Eksekutif Debat MAN 1 Kota Gorontalo, Jefri Abdul, yang turut mendampingi teknis perlombaan, menekankan pentingnya jam terbang internasional dan nasional bagi mentalitas siswa.
"Pengalaman berkompetisi di skala nasional seperti ini memberikan pelajaran yang jauh lebih berharga daripada sekadar trofi; ini tentang pembentukan mentalitas juara dan perluasan wawasan. Anak-anak telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing secara intelek dan retorika. Capaian di cabang MC dan posisi 16 besar debat ini adalah fondasi kuat bagi pengembangan organisasi debat kami ke depan," tutur Jefri Abdul.
Kehadiran MAN 1 Kota Gorontalo dalam ajang ini tidak hanya sekadar mengejar kemenangan taktis, melainkan menjadi misi strategis untuk mempromosikan kualitas pendidikan madrasah dari Provinsi Gorontalo di kancah nasional. Hasil positif di Universitas Ciputra Makassar ini menjadi sinyal kuat bahwa madrasah mampu melahirkan talenta muda yang kompetitif di bidang komunikasi dan pemikiran kritis.
Kepulangan delegasi dengan membawa prestasi ini disambut antusias oleh seluruh civitas akademika di Gorontalo. Keberhasilan ini sekaligus menambah deretan panjang portofolio prestasi MAN 1 Kota Gorontalo di awal tahun 2026, memperkuat reputasi lembaga sebagai madrasah mandiri yang berprestasi.


0 Comments