Gelar babak final lomba tari Dana-dana

Gelar babak final lomba tari Dana-dana

Kompetisi seni tradisional ini menjadi puncak perayaan Milad ke-36 madrasah tersebut sekaligus upaya nyata dalam melestarikan kebudayaan lokal di kalangan generasi muda.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyatakan bahwa pemilihan tari Dana-dana sebagai ikon perayaan tahun ini bertujuan untuk memperkuat identitas budaya para murid di tengah gempuran modernisasi.

"Kami ingin Milad ke-36 ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum penting untuk merekatkan kembali generasi muda dengan akar budaya mereka. Tari Dana-dana adalah warisan Gorontalo yang harus tetap hidup di hati para murid," ujar Karjianto saat ditemui di lokasi acara, Jumat (14/8/2026).

 

 

Kemeriahan acara terlihat dari antusiasme ratusan murid yang memadati area lapangan sejak pagi hari untuk mendukung tim perwakilan kelas mereka masing-masing.

Ketua Panitia Milad ke-36 MAN 1 Kota Gorontalo, Nisra Saripi, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian lomba berjalan objektif, kompetitif, dan dinilai langsung oleh juri yang kompeten di bidang seni tradisi.

"Seluruh tim yang masuk ke babak final hari ini menunjukkan performa luar biasa dengan kreativitas gerakan yang tetap menjaga pakem asli tari Dana-dana," kata Nisra Saripi di sela-sela kompetisi.

Melalui kompetisi ini, pihak madrasah berharap pesan pelestarian budaya dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh warga sekolah. Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai pendukung yang menggema hingga akhir acara menjadi bukti suksesnya penyelenggaraan kompetisi seni tradisional tersebut. Meskipun seluruh finalis telah menyuguhkan penampilan terbaik mereka, dewan juri masih memerlukan waktu untuk melakukan penilaian akhir secara ketat, sehingga pengumuman resmi mengenai pemenang lomba tari Dana-dana ini masih harus dinantikan oleh seluruh peserta.

sultan

0 Comments

Write a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *