Lomba Kasidah Tingkat Provinsi MAN 1 Kota Raih Juara 3
Tim Sendratasik MAN 1 Kota yang meraih juara 3 pada lomba kasidah/nasyid/vocal grup tingkat provinsi dalam rangka refleksi hari lahir NU yang dilaksanakan oleh Unugo, Sabtu(12/3/2022).
Kota (gorontalo.go.id) - Universitas Nahdatul Ulama Gorontalo (Unugo) menggelar lomba tausiah dan Kasidah dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdatul Ulama. Ajang tingkat provinsi tersebut digelar di MTsN 1 Kota Gorontalo pada Sabtu (12/3/2022).
Pada cabang lomba qasidah, MAN 1 Kota Gorontalo meraih juara 3. Lagu yang dibawakan oleh grup sendratasik itu terdiri atas lagu wajib Mars Hubbul Waton dan lagu pilihan mars Kerukunan Umat Beragama.
Sehari sebelum lomba, panitia melaksanakan teknical meeting secara daring. Pada teknical meeting itu, pembina sendratasik MAN 1 Kota Arman Ismail mempertanyakan ketidak jelasan lomba yang digelar oleh panitia khususnya pada cabang kasidah. Ketidak jelasan yang dimaksud yakni nama lomba dan gendre lagu yang wajib dinyayikan.
Menurut pembina sendratasik MAN 1 Kota, nama lomba dengan genre lagu yang diberikan oleh panitia bertolak belakang.
"Saya bingung dengan juknis yang dikirim panitia. Dalam juknis tertera lomba kasidah sedangkan lagu wajibnya mars. Padahal kasidah dan mars berbeda. Kasidah lebih cenderung cengkok seperti dangdut, sedangkan mars lebih cenderung sentak-sentak, "ungkapnya.
Lebih lanjut Arman Ismail menjelaskan bahwa dalam kasidah terdapat legato, sedangkan dalam mars terdapat staccato dan kedua hal itu berbeda.
“Legato itukan dua atau beberapa nada yang tingkatannya tidak sama lalu dinyayikan secara bersambung tanpa terputus. Nah, sebagai lawannya adalah staccato, yakni nada yang dinyanyikan secara terputus-putus, “jelasnya kepada panitia.
Menanggapi pertanyaan tersebut, panitia membenarkan apa yang disampaikan oleh pembina dari MAN 1 Kota. Namun, mereka sudah tidak bisa lagi mengubah apa yang ada dalam juknis karena sekolah-sekolah yang akan tampil sudah terlanjur latihan. Sebagai jalan tengah, panitia mempersilakan kepada peserta untuk menampilkan apa yang sudah dilatih, baik kasidah, nasyid, maupun vocal grup.
“Benar apa yang disampaikan oleh pembina dari MAN 1 Kota apalagi penjelasan mengenai legato dan staccato. Iya kami akui memang bertolak belakang. Hanya saja maksud kami karena (kegiatan) ini berkaitan dengan hari lahir NU, maka kami masukkan lagu Hubbul Waton. Ternyata itu bukan lagu kasidah ya tapi lagu mars. Kalau begitu, karena semua peserta sudah latihan, kami persilakan mau menampilkan kasidah, nasyid, atau vocal grup,” kata salah seorang panitia dan disetujui oleh peserta yang hadir.
Kemenangan tim dari MAN 1 Kota pada lomba yang digelar oleh Unugo tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Madrasah Waris Masuara. Dalam keterangannya via WhatsApp, Waris Masuara menyampaikan ucapan selamat kepada anak-anak sendratasik yang mewakili MAN 1 Kota sehingga meraih juara 3 lomba tingkat provinsi itu.
“Alahamdulillah selamat buat anak-anak sendra tasik bersama pembinanya. Insya Allah pada lomba berikutnya bisa menjadi yang terbaik. Kalau sekarang ada pada posisi baik, maka kedepannya semoga jadi yang terbaik, aamiin, “tulis Waris Masuara via WhatsApp.
Lomba tingkat provinsi yang digelar di Gedung Asrama Terpadu MTs Negeri 1 Kota Gorontalo itu diikuti oleh peserta asal Kota Gorontalo, Pohuwato, Boalemo, Gorontalo Utara, dan Kab. Gorontalo. Pada acara penutupan yang dilasakanakan pada hari yang sama pukul 17.00 wita, peserta dari MAN 1 Kota tidak sempat hadir sehingga penerimaan piala dan sertifikat hanya diwakili oleh pembina. /AI/


0 Comments