MAN 1 Kota Gorontalo Ikuti Program Polisi Peduli Pendidikan, Fokus Cegah Kekerasan Anak dan Perempua
GORONTALO — Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo mengikuti Program Polisi Peduli Pendidikan yang digelar oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Gorontalo Kota dengan agenda utama sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, Selasa (13/01/2026). Kegiatan ini berlangsung di Taman Literasi MAN 1 Kota Gorontalo dan diikuti oleh peserta didik dari berbagai tingkat.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan langsung oleh Kasat Binmas Polres Gorontalo Kota, AKP Sri Yulianti Lengkoano, yang menekankan pentingnya peran sekolah sebagai ruang aman bagi anak dan remaja. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pimpinan Polri dalam upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk menindaklanjuti kebijakan pimpinan dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di lingkungan sekolah. Kami ingin siswa memahami bentuk-bentuk kekerasan, berani menolak, dan tahu ke mana harus melapor,” ujar AKP Sri Yulianti Lengkoano.
Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai hak anak dan perempuan, dampak hukum serta psikologis dari kekerasan, sekaligus membangun kesadaran kolektif agar peserta didik mampu menjadi pelopor lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan saling menghargai. Penyampaian materi dilakukan secara dialogis agar siswa lebih mudah memahami dan berani menyampaikan pandangan maupun pertanyaan.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Polisi Peduli Pendidikan di lingkungan madrasah. Menurutnya, sinergi antara madrasah dan kepolisian sangat penting dalam upaya perlindungan peserta didik. “Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan siswa agar mereka memiliki kesadaran hukum, keberanian bersikap, serta pemahaman yang benar tentang pencegahan kekerasan sejak dini,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Yusuf Bagu, serta Pembina MPK OSIS, Roswan Manto, sebagai bentuk dukungan penuh madrasah terhadap penguatan karakter, disiplin, dan perlindungan siswa. Kehadiran unsur pimpinan madrasah tersebut menegaskan bahwa pencegahan kekerasan merupakan tanggung jawab bersama.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan sesi tanya jawab. Diskusi yang terbangun menunjukkan tingginya perhatian peserta didik terhadap isu kekerasan serta pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan saling menghargai.
Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan ini, MAN 1 Kota Gorontalo berharap siswa tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang peduli, berani bersuara, dan mampu menjaga diri serta lingkungan dari segala bentuk kekerasan.


0 Comments