Perkuat Sinergi Kepanduan, Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo Gelar Program TAPAK di SMPN 2 Kota Goron
GORONTALO – Gugus Depan Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo sukses melaksanakan program "TAPAK" (Tell About Passion Kepramukaan) sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman kepanduan. Kegiatan inspiratif ini dilangsungkan di SMPN 2 Kota Gorontalo pada Rabu (28/01/2026) dengan menyasar para pramuka penggalang di sekolah tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan koordinasi bersama pembina setempat sebelum para anggota Pramuka MAN 1 diarahkan menuju ruang kelas. Mengusung konsep interaktif, agenda diawali dengan sesi perkenalan yang hangat, dilanjutkan dengan pemaparan materi inti serta praktik langsung mengenai teknik sandi dan penggunaan kompas. Fokus kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minat serta memperdalam keterampilan teknis pramuka tingkat dasar.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, memberikan dukungan penuh atas inisiatif siswanya dalam menyebarkan semangat kepramukaan ke sekolah-sekolah mitra.
"Program TAPAK ini adalah bukti bahwa siswa kita tidak hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi mentor bagi adik-adik tingkatnya. Kami ingin semangat kepanduan ini terus terjaga melalui transfer pengetahuan yang kreatif dan aplikatif," ungkap Karjianto.
Mentransfer Keterampilan Sandi dan Kompas
Dalam sesi teknis, para peserta diajak langsung mempraktikkan cara membaca arah menggunakan kompas dan memecahkan teka-teki sandi. Pembina Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo, Sugeng Santosa, menjelaskan bahwa materi ini dipilih karena merupakan fondasi penting dalam teknik kepramukaan lapangan.
"Kami ingin berbagi pengalaman nyata tentang bagaimana serunya mendalami passion di pramuka. Dengan memberikan materi sandi dan kompas, kami melatih ketelitian serta logika berpikir para peserta. Harapannya, pengalaman singkat ini memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan bakat mereka," jelas Sugeng.
Senada dengan hal tersebut, Nisra Saripi selaku Pembina Pramuka menekankan pentingnya interaksi sosial yang terbangun selama kegiatan berlangsung.
"Tahapan kegiatan kami kemas secara humanis, mulai dari perkenalan hingga diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol persaudaraan. Melihat antusiasme siswa SMPN 2 saat praktik lapangan, kami optimis regenerasi pramuka di Gorontalo akan terus tumbuh dengan solid," tambah Nisra.
Kegiatan "TAPAK" ditutup dengan penyerahan kesan pesan secara simbolis dan doa bersama, menandai berakhirnya pertemuan yang penuh dengan nilai edukasi dan keakraban tersebut.
Keberhasilan program TAPAK ini menjadi tonggak penting bagi Pramuka MAN 1 Kota Gorontalo dalam memperluas jejaring kolaborasi kepanduan di wilayah Kota Gorontalo. Melalui aksi berbagi pengalaman ini, madrasah tidak hanya mencetak pramuka yang cakap secara individu, tetapi juga kader yang memiliki jiwa pengabdian dan kemampuan komunikasi yang baik di masyarakat.


0 Comments