PTA MAN 1 Kota Gorontalo: Bekal Kepemimpinan Digital dan Ketahanan Mental dari BNN untuk Siswa Baru

PTA MAN 1 Kota Gorontalo: Bekal Kepemimpinan Digital dan Ketahanan Mental dari BNN untuk Siswa Baru

GORONTALO – Ratusan murid baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo mengikuti rangkaian hari kedua Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) di lapangan utama madrasah, Jumat (17/7/2026). Kegiatan pramuka wajib ini difokuskan pada pembekalan kepemimpinan modern, pencegahan narkoba, serta penguatan keterampilan dasar kepanduan.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menegaskan bahwa PTA bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Acara ini merupakan fondasi penting untuk membentuk karakter kedisiplinan dan ketahanan mental siswa di lingkungan sekolah yang baru.

"Kami ingin ruang pramuka ini menjadi inkubator karakter. Melalui materi yang bervariasi dari digital hingga penanggulangan narkoba, siswa baru diharapkan siap menghadapi tantangan zaman dengan akhlak yang kokoh," ujar Karjianto di sela-sela memantau kegiatan.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari setelah seluruh peserta menyelesaikan sesi berkumpul dan pengondisian lapangan. Sesi materi pertama langsung dibuka dengan pembahasan bertajuk "Kepemimpinan Pramuka di Era Teknologi" yang mengajak siswa memanfaatkan platform digital secara bijak dan produktif.

Memasuki agenda siang, kepanitiaan menghadirkan narasumber khusus dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Dalam sesi ini, para siswa mendapatkan edukasi komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta benteng pertahanan diri remaja dari pengaruh zat adiktif.

Menjelang sore hari, dinamika kegiatan bergeser ke aspek motorik dan teknis kepanduan melalui materi "Tali Temali". Di bawah bimbingan instruktur, peserta mempraktikkan langsung berbagai simpul dasar yang menjadi keterampilan wajib setiap anggota pramuka.

Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa penyusunan jadwal dan variasi materi ini sengaja dirancang seimbang untuk menjaga fokus serta stamina para peserta didik baru.

"Kami membagi porsi materi dengan teliti, mulai dari wawasan digital, wawasan kebangsaan dan hukum bersama BNN, hingga praktik lapangan seperti tali temali. Evaluasi terus kami lakukan di setiap jeda waktu agar kondisi fisik adik-adik tetap prima sampai puncak acara api unggun nanti malam," jelas Ketua Panitia.

Seluruh rangkaian kegiatan pada hari kedua ini dijadwalkan terus berlangsung hingga malam hari, yang nantinya akan ditutup dengan prosesi sakral upacara Api Unggun dan Pentas Seni (Pensi).

sultan

0 Comments

Write a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *