Siswi MAN 1 Kota Peroleh Medali Perunggu Pada Ajang Olimpiade Siswa Nasional 2022

Gambar : Siti Dwi Cahyani Tolinggi salah satu siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo, berhasil peroleh medali perunggu dengan nilai B+, tingkat Sekolah/Madrasah se-Indonesia pada bidang mata pelajaran Biologi.

Siswi MAN 1 Kota Peroleh Medali Perunggu Pada Ajang Olimpiade Siswa Nasional 2022

Kota, (man1kotagorontalo.sch.id) - Salah satu siswa MAN 1 Kota kembali mengharumkan nama madrasah melalui olimpiade science nasional pada mata pelajaran Biologi. Dalam rangkaian merayakan hari kemerdekaan, lembaga Prestige Laksanakan OSN (Olimpiade Siswa Nasional) Hari kemerdekaan tahun 2022. Adapun kegiatan Olimpiade dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2022 bulan kemarin secara online.

Atas nama Siti Dwi Cahyani Tolinggi salah satu siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo, berhasil peroleh medali perunggu dengan nilai B+, dari 3399 peserta tingkat Sekolah/Madrasah se-Indonesia pada bidang mata pelajaran Biologi.

Saat dijumpai tim Humas MAN 1 Kota, Sabtu (03/09/2022) di madrasah, Siti Dwi Cahyani menyampaikan bahwa awalnya ia tidak yakin bisa peroleh medali perunggu. Dirinya hanya ingin mencoba menjajal kemampuannya di bidang mata pelajaran Biologi yang jadi mata pelajaran favoritnya alhasil berhasil mendapatkan medali perunggu. "Sebenarnya saya  hanya ingin menjajal kemampuan saya pada mata pelajaran Biologi. Karena terus terang Biologi adalah mata pelajaran favorit saya. Alhamdulillah dapat medali perunggu," ungkapannya.

"Meski secara online tapi dalam pelaksanaan ujian, kami wajib membuka kamera dan tak boleh ada seorang pun  berada disekitar kami. Dan kami harus melakukan tes dengan jujur,” sambung Siti.

Sementara itu Kepala Madrasah, Waris Masuara mengucapkan selamat dan bangga kepada para siswa MAN 1 Kota yang senantiasa memberikan prestasi terbaik, baik di tingkat provinsi maupun Nasional untuk madrasah. "Selaku kepala madrasah saya sangat bangga kepada siswa kami yang berhasil kembali membawa nama harum madrasah sampai tingkat nasional. Kami tak menyangka anak didik kami yang ikut olimpiade secara mandiri tapi bisa berprestasi di luar sana, seperti yang diraih oleh Siti Dwi Cahyani Tolinggi.

Meski memperoleh medali perunggu lanjut Waris menambahkan, tapi jumlah siswa yang ikut pada bidang mapel Biologi itu sangat banyak lebih dari 3000 ribuan peserta. Jadi satu kebanggaan bagi kami walaupun hanya peroleh medali perunggu. “Kedepan kami akan terus memberi ruang pada siswa sesuai bakat dan prestasi mereka untuk terus berkompetisi melalui ajang OSN dan KSM, dibawah bimbingan mentor yang memiliki keahlian pada bidang mata pelajaran yang diampuh," pungkas Waris. (Fitri)

0 Comments

Write a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *