Waris Masuara Paparkan Pengembangan Perpustakaan di Perpusna RI
Kota(man1kotagorontalo.sch.id) Selasa,(28/02/2023) kemarin, Peserta Studi Pengembangan Kompetensi Tenaga Perpustakaan lakukan kunjungan perdana ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Disambut diruang audio visual yang megah, para peserta didampingi langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah, bapak Nurcahy yang pernah menjadi pembicara pada Webinar dan workshop bedah buku “Membumikan Madrasah.”
Adapun peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut berasal dari para kepala madrasah, kepala sekolah, SMA, SMK dan kepala perpustakaan yang mendapat rekomendasi dari perpustakaan daerah Provinsi Gorontalo, yang berjumlah 17 orang.
Orientasi lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari workshop yang dilaksanakan pada tanggal 20 Februari di hotel Grand-Q Gorontalo.
Kepala Pusat Pengembangan perpustakaan Sekolah sangat mengapresiasi kehadiran peserta asal Provinsi Gorontalo tersebut karena kegiatan itu adalah kegiatan perdana yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Daerah Provinsi Gorontalo.
“ Saya sangat mengapresiasi kunjungan dari peserta studi pengembangan Kompetensi tenaga Perpustakaan dari Gorontalo. Apalagi kunjungan perdana yang dilaksanakan oleh para kepala sekolah SMA dan SMK ditambah madrasah” ucap Nurcahyo.
“Selama ini saya yang sering ke Gorontalo dan disambut oleh bapak ibu, kali ini saya yang menyambut kehadiran bapak ibu dari Gorontalo” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut Kepala Madrasah Aliyah (MAN) 1 Kota, Waris Masuara, di daulat untuk bisa memberikan sambutan mewakili para peserta yang hadir.
Pada sambutannya Waris memaparkan perkembangan perpustakaan yang ada di Provinsi Gorontalo dari tahun ketahun terus menata dan mengembangkan perpustakaan menjadi lebih baik kedepan. Salah satunya dengan memberikan gambaran pengembangan perpustakaan di MAN 1 Kota Gorontalo.
“Berbicara tentang pengembangan perpustakaan, saya mewakili teman teman peserta menyampaikan bahwa saat ini perpustakaan yang ada di Provinsi Gorontalo terus menata dan berinovasi agar perpustakaan kami dapat dikatakan layak dan bisa bersaing dengan perpustakaan perpustakaan lainnya” terang Waris.
Waris menyampaikan pula bahwa perpustakaan yang ada dimadrasah pun terus melakukan MOU dan sharing tentang pengembangan perpustakaan. Dan untuk mewujudkan perpustakaan yang baik, dimulai dengan mengubah imej perpustakaan agar lebih menarik dan membuat betah bagi pemustaka.
“Dimadrasah pun demikian kami terus berkolaborasi dengan sekolah baik SMA dan SMK untuk sharing tentang bagaimana pengembangan perpustakaan melalui kerjasama dengan membuat MOU. Tidak hanya itu kami mulai melakukan inovasi dengan mengubah paradigma perpustakaan yang nampak terlihat seperti museum tak ada pengunjung, kini lebih menarik dengan menyediakan ruangan yang menyenangkan bagi para pemustaka seperti penambahan area Audio Visual yang dilengkapi dengan pojok digital, ruang buku paket, dan pantry yang ditata semenarik mungkin sehingga pemustaka betah dan senang berada diruang perpustakaan. Dan kami bertekad kedepan akan terus mengawal dana pengembangan perpustakaan sebanyak 5% untuk penataan, pengemangan koleksi, sarana prasana yang dibutuhkan oleh perpustakaan” tandas Waris. (Fitri)


0 Comments